Meniti Langkah Menjadi Guru Profesional #1

SuccessfulTeachingHeaderwebAssalamu’alaikum Sobat, apapun bentuk profesi yang kita miliki, tentu sudah sering kali kita mendengar kata “profesional” yang letaknya berada di belakang mengikuti kata profesi yang kita geluti, jika dan hanya jika kita menginkannya, mengusahakannya. “ia” tidak akan datang untuk mengganggumu ataupun  datang secara tiba- tiba, namun “ia” akan datang, kalau kita mau berkenalan, menyukainya dan bersilaturahmi yang baik dengannya, kita juga  mengizinkannya, membolehkannya untuk datang pada diri kita. Tidak hanya itu, “ia” juga harus dijemput dengan keinginan yang kuat (Azzam), usaha, serta penuh dengan pengorbanan. Dan yang paling penting dari kesemua itu adalah hubunganmu dengan

yang “Maha Pemberi”. ini adalah pilihanmu, Sobat.

Mungkin syarat di atas tidak hanya berlaku bagi “ia” tapi juga berlaku dalam menjemput sesuatu yang lain…

Ya. Ini jalan umum yang kudu kita tempuh untuk mencapai apa yang kita inginkan. Keinginan,harapan, mimpi bahkan cita- cita, setidaknya harus kita penuhi syarat- syarat ini.

Biasanya sobat, kalau kita denger kata “syarat”, hmm.. bawaannya agak berat ya.. hhe

Tapi sobat, yakinlah Allah akan membalas setiap kebaikan yang kita lakukan barang sedikit, mungkin sekarang, mungkin juga nanti dan yang pasti nanti jannahNya menunggumu, Insya Allah  🙂

So, yuk kita perjuangkan keinginan- keinginan mulia kita dengan ridhoNya 😀

Nah, setelah baca tulisan di atas, gimana mau memilih untuk jadi profesional?
kali ini, saya akan membahas mengenai guru profesional yang kutip dari berbagai sumber. Yuk, disimak 🙂

Untuk menjadi guru yang profesional ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu profesional. Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi ( UU nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen)

Suatu pekerjaan profesional memerlukan persyaratan khusus yakni

1. Menuntut adanya ketrampilan berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam

2. Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya

3. Menuntut adnya tingkat pendidikan yang memadai

4. Adanya kepekaan terhadap dampak kemasyarakatan dari pekrejaan yang dilaksanakannya

5. Memungkinkan perkembangan sejalan dengan dinamika kehidupan

(Moh. Ali 1985 dalam Kunandar 2007)

6. Memiliki kode etik, sebagai acuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya

7. Memiliki klien/ obbjek layanan yang tetap

8. Diakui oleh masyarakat karena memang diperlukan jasanya di masyarakat.

(Usman 2005 dalam Kunandar 2007)

Guru yang profesional adalah guru yang mengenal tentang dirinya. yaitu, dirinya adalah pribadi yang dipanggil untuk mendampingi peserta didik untuk/ dalam belajar. Guru dituntut mencari tahu terus- menerus bagaimana seharusnya peserta didik itu belajar. Maka, apabila ada kegagalan peserta didik, guru terpanggil untuk menemukan penyebabnya dan mencari jalan keluar bersama peserta didik bukan mendiamkannya atau malahan menyalahkannya. sikap yang harus senantiasa dipupuk adalah kesediaan untuk mengenal diri dan kehendak untuk memurnikan keguruaannya. mau belajar dengan meluangkan waktu untuk menjadi guru. Seorang guru yang tidak bersedia belajar, tak mungkin kerasan dan bangga menjadi guru. kerasan dan kebanggaan atas keguruaannya adalah langkah untuk menjadi guru yang profesional. (Kunandar 2007)

Nah, Sobat itulah beberapa syarat dan gambaran mengenai guru yang profesional. Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s